Memilih Cream Pemutih Wajah BPOM dengan Izin Resmi

Memiliki wajah putih berseri menjadi keinginan hampir semua orang, salah satu cara mewujudkannya adalah dengan menggunakan cream pemutih wajah BPOM. Hal ini penting, karena produk pemutih dengan izin resmi BPOM sudah dipastikan aman dari zat kimia berbahaya.

Sebab jika menggunakan selain cream pemutih wajah sudah BPOM, akibatnya bisa bermacam – macam. Namun yang pasti bukan hasil baik didapatkan, melainkan hasil buruk yang bisa membahayakan kesehatan kalian.

Kulit wajah harusnya berubah menjadi cerah berseri, malah bisa mengalami iritasi dan berbagai macam gangguan kulit lainnya. Oleh karena itu, kamu harus benar – benar jeli dalam memilih produk kecantikan untuk diaplikasikan langsung ke permukaan kulit.

Bukan hanya cream pemutih wajah BPOM yang perlu kamu perhatikan keasliannya, namun berbagai produk kecantikan lain mulai dari seperti bedak, lipstick, skincare, parfum dan lainnya juga harus memiliki izin edar dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM).

Dengan begitu, kamu tidak perlu takut wajah bakalan mengalami iritasi karena sudah memakai produk kecantikan dengan sudah memiliki izin resmi. Wajah putih dan bersih terbukti bisa meningkatkan rasa percaya diri ketika sedang bersosialisasi baik dilingkungan kerja maupun lingkungan kampus.

Meskipun tingkat kecantikan dan ketampanan seseorang merupakan hal relatif. Namun tetap saja, kebanyakan orang mendambakan untuk memiliki wajah cerah berseri layaknya bidadari baru turun dari kayangan.

Hal tersebut bisa kamu wujudkan dengan cara melakukan perawatan secara rutin dengan menggunakan cream pemutih wajah BPOM yang aman dan tidak mengakibatkan efek samping berbahaya bagi kesehatan kulit kalian.

Alasan Menggunakan Cream Pemutih Wajah Dengan Izin BPOM

Badan pengawas obat dan makanan atau biasa disingkat (BPOM) merupakan lembaga yang didirikan oleh pemerintah guna memeriksa mengawasi peredaran obat dan makanan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku di indonesia.

Tugas BPOM sendiri sudah diatur dalam pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 tentang badan pengawas obat dan makanan. Jadi mudahnya, lembaga ini memberikan izin sebuah produk makanan, obat, ataupun produk kecantikan seperti cream pemutih wajah BPOM untuk diperjualbelikan di masyarakat.

Jika sebuah produk sudah memiliki izin dari lembaga ini untuk diedarkan di masyarakat, sudah pasti produk tersebut aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan karena sudah di uji secara klinis oleh lembaga yang berada di bawah naungan kementerian kesehatan ini.

Sebagai konsumen, kamu juga harus berhati – hati dalam memilih produk baik itu obat seperti kosmetik maupun makanan. Dengan begitu kamu bisa terhindar dari zat berbahaya dari produk yang tidak memiliki izin dari BPOM.

Tidak main – main, akibat dari konsumsi atau terpapar secara langsung bahan kimia terlarang seperti merkuri, boraks, formalin, rhodamin b, dan juga kuning metanil bisa menyebabkan masalah atau penyakit bersifat jangka panjang.

Penyakit jenis ini menjadi salah satu momok menakutkan karena kehadirannya yang tidak terdeteksi oleh kita. Kalaupun sudah terdeteksi biasanya sudah parah atau memasuki stadium akhir yang akan lebih sulit untuk diobati karena sudah lama mengendap dalam tubuh.

Oleh karena itu, jika membeli produk kecantikan seperti cream pemutih wajah BPOM pada toko online jangan ragu untuk menanyakan izin edar dari produk tersebut. Penjual jujur pasti akan menjelaskan secara rinci mengenai pertanyaan kamu agar antara penjual dan pembeli bisa sama – sama mendapatkan keuntungan.

Zat Aman yang Terkandung Dalam Cream Pemutih Wajah BPOM

Sebelum memilih cream pemutih yang aman, pastikan dahulu kamu mengetahui material bahan pembuatan produk tersebut ada apa manfaatnya untuk kesehatan wajah kamu. Berikut beberapa zat aman yang wajib ada pada cream pemutih wajah BPOM pilihan kalian.

  1. Arbutin

Zat pertama yang wajib terkandung dalam produk pemutih kalian adalah arbutin. Arbutin menjadi salah satu zat yang terkenal ampuh dan efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi pada kulit, terutama bagian wajah.

Karena hal itulah arbutin dimasukan ke dalam bahan baku pembuatan cream pemutih sebab bisa membantu menghilangkan bercak hitam, serta wajah kusam karena terlalu sering terpapar teriknya sinar matahari.

  1. Ekstrak tumbuhan

Beberapa ekstrak tumbuhan seperti lemon, timun, kacang kedelai, bengkuang, teh hijau, raspberry dan buah beri – berian lainnya mendandung antioksidan serta dipercaya bisa membantu memutihkan kulit dan membuatnya tampak lebih segar.

  1. Tretinion

Tretinion memiliki nama lain yaitu retinoid, fungsinya adalah untuk mengurangi pembentukan melanin. Sedangkan melanin merupakan faktor utama yang membuat wajah kita menjadi lebih gelap.

Jadi, tretinion sangat cocok untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan cream pemutih wajah BPOM karena fungsinya yang bisa menghambat pertumbuhan laju melanin penyebab warna kulit menjadi lebih hitam.

  1. Kojic acid

Bahan baku pembuatan produk pemutih selanjutnya yang wajib ada pada cream pemutih wajah BPOM pilihan kamu adalah kojic acid. Zat ini dipercaya efektif dalam menghambat produksi melanin atau pigmen yang memberi warna gelap pada rambut, mata, dan juga kulit.

Menariknya, kojic acid bisa ditemukan dengan mudah dari bahan alami yang berasal dari fermentasi beras dan biasa digunakan untuk pembuatan minuman alkohol khas jepang yaitu sake.

Zat Berbahaya yang Tidak Terkandung dalam Cream Pemutih Wajah BPOM

Setelah mengetahui zat apa saja yang aman, selanjutnya adalah mengetahui zat apa saja yang tidak boleh ada pada produk kecantikan apapun karena bisa berbahaya bagi kulit dan juga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut beberapa zat berbahaya yang tidak boleh ada pada produk kecantikan wajah pilihan kalian.

  1. Merkuri

Ada beberapa produk cream pemutih yang menggunakan merkuri sebagai bahan baku pembuatannya karena dipercaya bisa membantu mencerahkan wajah dalam waktu cukup singkat. Pada kenyataannya merkuri merupakan zat berbahaya yang bisa menimbulkan berbagai macam masalah bagi tubuh.

Jika kamu menggunakan cream pemutih dengan kandungan merkuri di dalamnya, akan ada efek samping jangka panjang yang siap menyerang kapan saja. Efek samping tersebut diantaranya adalah kerusakan pada ginjal, sistem saraf, iritasi, sampai pada keracunan merkuri.

  1. Hidrokuinon

Bahan berbahaya selanjutnya adalah hidrokuinon. Kandungan dalam hidrokuinon dipercaya ampuh dalam menghambat produksi melanin atau pigmen alami kulit. Namun, jika kadarnya berlebihan bisa menimbulkan efek samping berbahaya.

Penggunaan secara berlebihan bisa menyebabkan wajah merasa seperti terbakar ringan, menyengat, dan berubah warna menjadi kemerahan serta menyebabkan wajah terasa kering. Penggunaan dalam jangka panjang juga bisa menimbulkan ochronosis, dan juga bintik – bintik hitam.

  1. Kortikosteroid

Kortikosteroid sebenarnya dipakai untuk membantu menyembuhkan peradangan kulit. Selain itu, obat ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kelainan warna kulit, tetapi hanya boleh digunakan dalam jangka pendek dan sesuai dengan resep dokter.

Zat ini sangat tidak disarankan untuk digunakan sebagai pemutih kulit dalam jangka panjang, karena bisa menyebabkan berbagai efek samping, seperti penipisan kulit, melemahnya imunitas tubuh, darah tinggi, sampai sindrom Cushing.

Cara Memilih Cream Pemutih yang Aman

Memilih cream pemutih sudah seperti memilih pasangan hidup, yaitu tidak boleh sembarangan. Sebab jika salah pilih di awal nanti bisa – bisa menyesalnya sampai akhir, bahkan bisa saja membutuhkan biaya lebih besar untuk menimbulkan kerusakan pada bagian wajah karena salah dalam memilih krim pemutih.

Oleh sebab itu, kamu harus sangat berhati – hati dan juga teliti ketika menentukan cream pemutih wajah BPOM yang akan kamu pakai untuk membuat kulit cerah berseri. Dengan begitu kamu bisa memperoleh manfaat maksimal dari cream yang dipakai.

Sebelum itu, pastikan dahulu untuk mengenali jenis kulit yang kamu miliki. Sebab, setiap kulit memiliki treatment atau perawatan berbeda – beda, karena jika disamakan perawatannya bisa menimbulkan iritasi bagi para pemilik kulit sensitif.

Beberapa jenis kulit tersebut diantaranya adalah kulit normal, kering, berminyak, sensitif, dan juga kulit kombinasi. Jika kamu memiliki kulit sensitif, sebaiknya lebih berhati – hati lagi dalam memilih produk kecantikan, tidak terkecuali produk pemutih.

Untuk mengetahui cara membedakan beberapa jenis kulit tersebut secara jelas, simak saja pembahasan yang sudah kami rangkum di bawah ini.

Jenis – Jenis Kulit dan Cara Membedakannya

Seperti sudah disebutkan di atas, kulit memiliki beberapa jenis yaitu normal, kering, berminyak sensitif dan juga kombinasi. Sedangkan, idealnya adalah kulit memiliki tingkat kelembapan yang tinggi agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam bakteri.

  1. Kulit normal

Kulit normal menjadi yang paling mudah untuk pengaplikasian berbagai merek dari cream pemutih wajah BPOM. Sebab kulit jenis ini cenderung cocok dengan bahan apapun dan memiliki risiko iritasi pada wajah lebih rendah.

Ciri – cirinya adalah tidak terlalu kering, tidak terlalu berminyak, sehingga terlihat bersih, halus, lembab dan juga bercahaya. Kulit normal juga memiliki pori – pori yang tidak terlalu besar dan tidak mudah terlihat.

  1. Kulit kering

Kulit jenis ini biasanya akan tampak lebih kusam, kasar dan berkeriput. Bahkan jika tidak terawat dengan baik, kulit bisa mengelupas penyebab gatal serta iritasi. Faktor utama penyebab kulit diantaranya adalah sinar matahari, sering mandi air panas, dan juga menggunakan produk perawatan kulit dengan bahan kimia keras.

  1. Kulit berminyak

Selanjutnya ada orang dengan jenis kulit berminyak yang memiliki ciri – ciri yaitu memproduksi minyak secara berlebih akibatnya wajah terlihat licin dan berminyak. Orang dengan jenis kulit berminyak biasanya akan lebih rentan terkena jerawat, komedo, dan noda hitam karena memiliki pori – pori lebih besar.

  1. Kulit sensitif

Kulit sensitif menjadi yang paling mudah mengalami iritasi dan terasa gatal serta berubah warna menjadi kemerahan, terutama setelah terpapar zat kimia keras, debu, atau sinar matahari berlebih.

Orang yang memiliki kulit sensitif perlu lebih berhati – hati lagi ketika memilih produk perawatan kulit yang akan mereka pakai, termasuk juga cream pemutih wajah BPOM.

Berikut Rekomendasi Cream Pemutih Aman

Cream pemutih wajah BPOM ini biasanya terbagi menjadi dua varian yaitu cream siang dan cream malam. Keduanya memiliki manfaat tersendiri dalam membantu membuat wajah kalian menjadi cerah dan berseri.

Pada cream malam biasanya akan memiliki kandungan banyak nutrisi untuk menutrisi wajah kamu di malam hari. Sedangkan cream siang lebih fokus pada melakukan perlindungan kulit kalian dari teriknya paparan sinar matahari karena mengandung SPF.

Ada berbagai macam merek produk cream pemutih wajah sudah BPOM dengan harga yang bervariasi pula. Mulai dari Rp 80.000,- sampai dengan Rp 150.000,- tergantung merek dan klaim kandungan yang mereka lakukan.

Semakin banyak kandungan yang mereka klaim ada di dalam produk, biasanya harganya akan semakin mahal. Perawatan dengan cream pemutih wajah BPOM ini dilakukan untuk memperbaiki penampilan agar bisa percaya diri setiap saat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.